Halaman Utama
INFAMY

from :infamy.wordpress.com 

INFAMY, band metal yang berasal dari kota Bandung ini dibentuk pada awal tahun 1994 dengan mengusung konsep musik death metal dan “low end sound”. Sebuah kebanggan karena dengan konsep itu, INFAMY sering mengadakan live performance di acara-acara bazaar amal, acara sekolah dan acara musik underground. Pada tahun 1998 INFAMY merekam sebuah single yang berjudul Days Of Dreaming untuk sebuah album kompilasi indie, Brutally Sickness, dan merekam Pseudophoria untuk album kompilasi Brutally Sickness 4 pada tahun 2000. Juga pada tahun 1999 INFAMY merekam promo tape yang berisikan lima lagu, yaitu; Self Eliminated, Beyond The Flesh Of Innocence, 5th Horizon, Vision Of True Belief dan Days Of Dreaming (remixed version). 

 

Booking Agent:

Ajie

62-8132-0469-187

 

Be first to comment this article | Add as favourites (0) | Quote this article on your site | Views: 2

Read more...
 
[Album Review] Brutally Sickness – Orgasm Mutilation

Sample Image

Totally sick and only for psycho ..!!! A long awaited brain and ear tortured compilation !! Total terdiri dari 26 lagu dengan durasi 72 menit dapat membuat telinga anda berdarah darah ketika menyimak penyiksaan dan pembunuhan tak berhenti yang disajikan oleh band band death metal dalam negeri  yang berpartisipasi dalam kompilasi ini. Dan juga Extremely Warning !!! Tidak untuk orang yang berpenyakit jantung, bila anda tidak suka dengan psycho atwork ala Dede Suhita yang ada secara tersembunyi dalam sampul album ini. CD Kompilasi ini dikemas dengan kemasan unik dan menarik bila anda membeli CD rilisan Extreme Souls ini, dimana anda tidak akan menyangka akan tersiksa sepanjang 72 menit nantinya. Sampul album yang dikemas dalam segel dijual dengan hanya bersampul kover berwarna hitam, di dalam dari CD ini akan nampak extreme layout yang menjadi ciri khas bagi sampul album Gore Metal sangat menjijikkan … !!!  Tapi untuk obat stress anda, bila anda membeli CD ini, anda akan mendapatkan 1 poster besar dan 3 sticker kecil.

Be first to comment this article | Add as favourites (1) | Quote this article on your site | Views: 34

Read more...
 
Morbid Nixcotine, Rokok Bandung, Rokok Para Pemberontak!!!

Ingat awal pemberotakan kita dulu mendobrak nilai-nilai dan membangun identitas diri kita sendiri lepas dari segala nla yang ada? Yup! Rokok! Kita sembunyi-sembunyi di kantin atau di WC sekolah, dikejar-kejar guru, dihukum, tapi tetap saja kita tak jera. Merokok dan merokok. That’s rebel! (http://www.morbidnixcotine.com)

Oleh Kimun666 ( This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it )

Be first to comment this article | Add as favourites (1) | Quote this article on your site | Views: 26

Read more...
 
[Album Review] Behemoth - At the Arena ov Aion – Live Apostasy

Sample Image

  1. "Rome 64 e.v."
  2. "Slaying the Prophets ov Isa"
  3. "Antichristian Phenomenon"
  4. "Demigod"
  5. "From the Pagan Vastlands"
  6. "Conquer All"
  7. "Prometherion"
  8. "Drum Solo"
  9. "Slaves Shall Serve"
  10. "As Above So Below"
  11. "At the Left Hand ov God"
  12. "Summoning ov the Ancient Gods"
  13. "Christgrinding Avenue"
  14. "Christians to the Lions"
  15. "Sculpting the Throne ov Seth"
  16. "Decade of Therion"
  17. "Chant for Ezkaton 2000 e.v."
  18. "I Got Erection" (Turbonegro cover) - hanya terdapat pada rilisan terbatas
  19. "Pure Evil & Hate" - hanya terdapat pada rilisan terbatas

Personnel :

  • Adam "Nergal" Darski - vocals, guitars, synth, programming
  • Tomasz "Orion" Wróblewski - bass
  • Zbigniew Robert "Inferno" Promiński - drums and percussion
  • Patryk Dominik "Seth" Sztyber - guitars
Band Extreme Metal, biasanya memiliki sebuah album konser, yang mewakili sebuah tour yang intensif dari karir band tersebut, contoh Emperor dengan Emperial Live Ceremony-nya, Dark Funeral dengan De Profundis Clamavi Ad Te Domine atau bahkan Morbid Angel dengan Entangled in Chaos. Behemoth , seperti kita ketahui belum pernah merilis album Live audio secara resmi, kecuali album Live yang dimasukkan ke dalam kompilasi boxset Historica yang hanya dirilis sebanyak 3000 copies oleh Metalmind Records dan beberapa kumpulan konser yang sempat dimasukkan sebagai bonus track atau cd tambahan dalam beberapa album mereka, contoh pada album Satanica yang dirilis oleh Avantgarde music

 

Be first to comment this article | Add as favourites (8) | Quote this article on your site | Views: 148

Read more...
 
As I Lay Dying

As I Lay Dying, apa dan siapa
(Supriyanto - Solucite, soundup magazine , supri-online.com)

As I Lay Dying adalah band metalcore asal San Diego California. Band yang memiliki gaya bermusik yang cukup unik ini menggabungkan musik metal yang berbasis pada riff riff melodius ala Gothenburg Sound , seperti In Flames dan At The Gates dengan komposisi ringan ala musik Punk sehingga mudah dicerna dan disimak bahkan oleh para pendengar musik rock/metal yang terhitung baru mendengar lagu lagu dari mereka. Nama band ini berasal dari novel William Faulkner yang dicetak sekitar tahun 1930’an berjudul As I Lay Dying yang menceritakan kehidupan keluarga petani Amerika yang religius.Band ini kini digawangi oleh Tim Lambesis,sebagai vokalis,dan leader dari band ini, kemudian drummer muda enerjik dan sangat berbakat Jordan Mancino. Dual shredder yang memperkuat dari sisi riff gitar, Nick Hipa dan Phil Sgrosso . Nick Hipa merupakan gitaris yang cukup menonjol dengan karakter sound yang berbeda dengan musik metalcore kebanyakan, karena boleh dibilang ‘terlalu melodius’ dan kurang tebal distorsinya, dan justru hal itu menambah karakter dari pattern2x lead gitar dari Nick, sementara karakter sound distorsi yang tebal dilapis oleh Phil yang memang memiliki background lebih kuat dibandingkan Nick .Sementara Josh Gilbert membantu Tim Lambesis sebagai clean vocalist dan juga bertanggung jawab sebagai pencabik bas.

As I Lay Dying merupakan band yang cukup terkenal di scene metal dunia karena meraih beberapa prestasi . Salah satu yang cukup fenomenal adalah dengan dinominasikan-nya lagu Nothing Left dalam ajang Grammy Awards di tahun 2008. Di tahun ini juga band ini dianugrahi penghargaan San Diego Music Award. Di tahun sebelumnya band ini memenangkan penghargaan Ultimate Metal God  dari saluran TV musik terkenal di dunia MTV2 .

Band ini seringkali dicap sebagai band yang cukup religius, karena lirik lirik positifnya yang tergolong berbeda dengan band lain. Bila band lain banyak mengumbar kekerasan, kegelapan ,realita social, band ini justru mengangkat tema religius dan unsure spiritual positif dalam lagu-lagu mereka. Hal ini sempat membuat mereka digelari band metal spiritual. / white metal ,hal ini tercermin lewat rilisan mereka mulai dari Beneath The Encoding of Ashes, yang dirilis di tahun 2001 sampai pada album Shadows are Security yang dirilis tahun 2005.

Tim Lambesis seperti vokalis dan penulis lirik dari band ini mulai bereksperimen dengan lirik yang bertema sosial di album terakhir mereka “ An ocean between us “ yang dirilis tahun 2007 lalu, justru menambah greget dan karakter dari band ini, lirik yang tidak preachy tapi mengajak ke sisi positif tergambar disini . Seiring dengan sambutan positif dari berbagai kritikus musik metal diseluruh dunia, juga band ini beberapa kali tampil dalam sampler majalah Metal Hammer sepanjang tahun 2007, tercatat penulis memiliki 2 edisi Metal Hammer yang memuat mengenai band ini. Bahkan album An Ocean .. ini berhasil menduduki peringkat Billboard 200 no.8 dan no 1 di bagian rock chart , sebuah prestasi yang cukup membanggakan bagi sebuah band yang masih terhitung masih baru diblantika musik rock/metal dunia. Tak salah bila Adam Dukiewicz , gitaris dari band KSE (Killswitch Engage) yang bisa dikatakan pelopor dari genre Metalcore ini memproduseri album An Ocean … dan tak lupa juga Andy Sneap sang maestro “modern sound of metal “ bertugas mengemas sound di album ini sehingga tampil lebih baik di banding album sebelumnya, Shadows are Security.

  Active Image

Comments (1) | Add as favourites (9) | Quote this article on your site | Views: 89

Read more...
 
[Live Report] Discus Live at Festival Bambu Nusantara 2, Sabuga Bandung - 11 October 2008

 Sample Image

Speechless !!! Terlalu singkat .. ya benar terlalu singkat untuk menikmati komposisi komposisi apik dan unik dari Discus dikesempatan konser kali ini . Discus pada kesempatan ini hanya diberikan waktu kurang lebih 45 menit untuk memberikan suguhan komposisi 'far beyond my imagination'. Discus kali ini berkolaborasi dengan Bapak I Gusti Kompyang Raka dan Grup Saraswati, seperti kita ketahui Bapak I Gusti Kompyang Raka ini adalah direktur GKJ, Gedung Kesenian Jakarta.

Komposisi musik unik dengan tata suara dan lampu yang sangat baik, ditunjang dengan akustik ruangan yang baik pula menghadirkan suguhan penampilan konser yang tidak bisa dilupakan. Boleh jadi hanya sekitar 2 ratusan orang hadir di ruangan balairung utama Sabuga kala itu sangat terhibur oleh penampilan Discus yang tampil cukup atraktif terutama sang vokalis wanita, Yuyun dengan vokal sopran yang dapat membius mata dan telinga penonton, dengan suara yang baik dan dibarengi dengan menari tarian tradisional di atas panggung.

Penulis bukanlah seorang progreviewer yang handal dan jujur saja tidak dapat melukiskan dengan kata kata yang lebih 'fantastis' atau 'bombastis' mengenai penampilan Discus malam itu , namun saya pribadi acungi 666 jempol buat penampilan Discus kali ini, superb !!!

Be first to comment this article | Add as favourites (13) | Quote this article on your site | Views: 221

 
[Album Review] Kreator - At the Pulse of Kapitulation - Live in East Berlin 1990

 Sample Image

Di bulan November 1989, kondisi politik di dunia berubah drastis seiring dengan runtuhnya tembok Berlin yang memisahkan kota Berlin yang tadinya terpisahkan dari Berlin barat dan Timur , menjadi satu kota Berlin dan otomotis juga kelak mempersatukan 2 negara , Jerman Barat dan Jerman Timur. Jerman Timur memiliki fanbased yang cukup fanatic, hal ini ditunjukkan dari bonus fitur dalam DVD ini, yang menunjukkan kegilaan dan fanatisme dari fans metal yang berani mengeluarkan uang sekitar 100DM hanya untuk membeli plat / LP dari Kreator dan beberapa band yang masa itu berjaya, seperti Anthrax, Venom, Metallica, Testament, Megadeth dan lainnya

Dalam bulan bulan mencekam di awal tahun 1990, 4 band metal yang cukup mumpuni kala itu, KREATOR, Tankard, Coroner dan Sabbat akhirnya berhasil tampil di Jerman Timur.  Konser ini memiliki arti penting bagi 4 band tersebut khususnya bagi Kreator yang merilisnya dalam format VHS di tahun 1990 dengan judul “Live in East Berlin”. Video dengan format VHS ini  sempat menjadi idola metallerz muda kala itu termasuk penulis dan akhirnya impian penulis dikabulkan dengan dirilisnya dengan format DVD dengan kualitas sound dan gambar jauh lebih baik.  

Comments (3) | Add as favourites (13) | Quote this article on your site | Views: 70

Read more...
 
Photography on the Move II

Alhamdulillah, salah satu foto saya masuk ke dalam foto pilihan dalam lomba foto Photography on the Move II  dengan tema Kotaku Hijau yang dimuat di harian Pikiran Rakyat ,hari Minggu tanggal 24 Agustus 2008 pada bagian Foto Pekan ini.

Lampiran Koran tersebut dapat di klik disini. 

Be first to comment this article | Add as favourites (23) | Quote this article on your site | Views: 227

Read more...
 
Bandung Undergound Saat Ini: Militansi dan Potensi Komunitas

Ditulis oleh : Argus Firmansah
Original Article :  http://thelonely.multiply.com/journal/item/11/Bandung_Undergound_Saat_Ini_Militansi_dan_Potensi_Komunitas

Satu hal yang perlu dicermati mengenai eksistensi komunitas underground Bandung yaitu semangat militansi untuk terus mencari ruang ekspresi. Pergeseran budaya militansi yang sempat hilang dalam komunitas underground dan tergantikan dengan banyaknya sistem nilai ekonomi membuktikan bahwa semangat yang telah hilang ini bisa menjadi solusi pemecahan untuk eksistensi komunitas underground itu sendiri. Karena bagaimanapun komunitas ini awalnya hidup dari semangat militansi untuk membuat potensi berkreativitas tetap hidup, meski seringkali terhambat oleh halangan birokrasi yang ada.
Pasca tragedi AACC, eksistensi komunitas underground seperti hilang ditelan bumi dengan minimnya konser berlangsung akibat sulitnya memperoleh izin dan kurangnya venue representatif. Kini semangat untuk tetap militan yang membuat eksistensi komunitas ini terus hidup bernafas. 

Comments (6) | Add as favourites (23) | Quote this article on your site | Views: 425

Read more...
 

  | CV  |

Supriyanto adalah nama yang diberikan oleh orang tua saya. Saya dilahirkan 30 tahun lalu di Bandung dan kini bekerja sebagai konsultan teknologi informasi juga sebagai freelance web desainer, fotografer dan jurnalis di beberapa majalah musik dalam negeri. 

Saya sering berinteraksi di beberapa forum diskusi dan mailing list dengan nickname : Desecrator .Situs pribadi ini berisi aktifitas saya sehari hari tentang fotografi , web desain,   liputan konser ,artikel musik atau sekedar gambaran dari sebuah album dari musik yang saya dengar dalam keseharian.

Enjoy your stay ...!!

Chat with me !

 

HFB

 

Statistics

Visits today: 42
Visits yesterday: 60
Visits month: 910
Visits total: 5660
Max.monthly visits: 1363
  occurred: 2008-8
Pages this month: 7753
Pages total: 36582
Data since: 2008-06-13

Visitor Country

Locations of visitors to this page

Visitors by Country

Totals Top 5
 75 % Indonesia (4290)
 8 % United States (431)
 3 % Latvia (182)
 3 % Germany (145)
 2 % France (128)
5660 visits from 75 countries